Baby Image

di dalam aplikasi Baby Billy! Lihat lebih banyak artikel

Artikel Bayi 10-12 Bulan | Baby Billy

📖 Artikel yang banyak dibaca!

Content Image

Dapatkan List Daftar Persiapan Menyambut Kedatangan Si Kecil!

Baby Billy membuatkan daftar lengkap📝 apa saja yang harus dipersiapkan untuk menyambut kedatangan si buah hati dan barang apa saja yang dibutuhkan saat membesarkan anak!💡Seperti apa daftar lengkapnya?Edisi Tas Rumah SakitDibagi menjadi 4 kategori list!Daftar persiapan dari Baby Billy dibagi menjadi 4 kategori atau edisi untuk memudahkan Mama dan Papa!1️⃣Tas Rumah Sakit2️⃣Persiapan Bayi3️⃣Persiapan Mama4️⃣Tidak Usah Beli Dulu Tidak ApaLebih nyaman, kan karena sudah dikategorikan sesuai kondisi dan situasinya?😎Daftar yang mudah dipahami!Selain daftar, juga terdapat penjelasan dibawah masing-masing barang. Mengapa barang itu diperlukan🙋, mengapa vitamin tersebut penting, hingga tips saat membelinya.Dapatkan dengan mengunduhnya disini!Anda dapat mendapatkan daftar selengkapnya dengan mengklik tombol dibawah ini. File tersedia dalam bentuk PDF sehingga Anda juga dapat mencetaknya!🥰 Dapatkan Daftar Selengkapnya Disini!

Content Image

Apa itu cooing?

Pernahkah Anda mendengar istilah cooing? Cooing merupakan tahap awal dalam perkembangan bahasa bayi yang sangat penting. Sejak kapan bayi mulai cooing💭? Yuk, mengenal lebih dalam yang dimaksud dengan cooing!Apa yang dimaksud dengan cooing?📌Cooing? Berbeda dengan babbling!Cooing merupakan perilaku spontan bayi guna mengomunikasikan kebutuhan dan perasaannya. Di tahap cooing bayi mengeluarkan suara yang terdiri dari satu suku kata, contoh cooing yaitu “coo”, “aaa”, “eee”, “ooo” saat bayi menguap😴 atau menangis.Sedangkan babbling adalah tahap lanjut dari cooing. Saat bayi melakukan babbling, mereka akan menggunakan suku kata berulang, contohnya “ba-ba”, “ma-ma”.✔️Kapan bayi mulai melakukan cooing?Bayi biasanya mulai melakukan cooing pada usia 2-3 bulan. Sebelumnya pada usia 0 bulan bayi hanya dapat menangis😭 untuk mengomunikasikan rasa lapar atau ketidaknyamanannya. Namun, di usia 2-3 bulan ini si kecil sudah dapat tersenyum, merespons suara, bahkan meniru ekspresi wajah Anda.Manfaat cooing bagi bayi!👶Memahami keinginan bayiAnda akan dapat lebih memahami apa yang bayi Anda butuhkan lewat cooing yang si kecil lakukan. Dengan cooing, bayi mencoba mengomunikasikan rasa lapar🍼, senang, sakit, dan berbagai perasaan lainnya.✨Perkembangan bahasa dan keterampilanSaat bayi sudah mulai cooing, hal ini menandakan keterampilan komunikasi bayi telah berkembang😊. Cooing berguna untuk mempersiapkan si kecil untuk belajar bahasa.Adakah cara untuk mendorong bayi melakukan cooing?❤️Membiasakan bayi untuk berkomunikasi dua arahAnda dapat memulainya dengan memberikan bayi pertanyaan sederhana, kemudian tunggu respons bayi Anda dan berikan kembali jawaban. Dengan membiasakan hal ini akan membantu bayi untuk meniru komunikasi dua arah👀.📙Membacakan si kecil ceritaAnda dapat membacakan si kecil cerita untuk mendorong perkembangan bahasanya🧠. Lewat cerita, ia dapat mendengar kosakata baru dan kalimat yang ekspresif.Apa saja tahapan perkembangan bahasa bayi berdasarkan usianya?📝Bayi 0-3 bulanBayi berusia 0-3 bulan mulai mengenali suara Anda dan tersenyum😉 saat Anda mengajaknya berbicara. Bayi mulai mengeluarkan suara cooing dan menangis saat merasa tidak nyaman.🌸Bayi 4-6 bulanBayi mulai babbling (mengoceh) dan mengeluarkan suara seperti sedang memainkan cairan di dalam mulutnya👅. Bayi juga sudah mulai menggunakan suaranya untuk mengekspresikan perasaannya.🍃Bayi 7-12 bulanBayi yang telah menginjak usia 7-12 bulan akan mulai mengenali kata untuk barang tertentu, misalnya “mata”. Bayi sudah mulai mengerti perintah sederhana dan menoleh saat dipanggil. Bayi sudah mulai meniru👄 ucapan Anda dan memutar badannya ke arah sumber suara.

Content Image

Bansos untuk Bumil & Si Kecil!

Sudahkah Anda mendengar kabar baik terkait pemberian Bansos PKH di tahun 2024? Bantuan sosial ini adalah Program Keluarga Harapan 2024 yang dibuat oleh pemerintah di tahun 2024. Tahap 1 dari bantuan ini dapat diterima oleh keluarga yang memiliki balita👶 dan termasuk dalam keluarga yang masuk dalam kriteria penerima Bansos.Siapa yang bisa mendapatkannya dan berapa nominalnya?🤵Peraturan Menteri sosial Nomor 1 tahun 2018Menurut Peraturan Menteri sosial Nomor 1 tahun 2018 terkait Program Keluarga Harapan (PKH), program ini diberikan untuk keluarga atau seseorang yang dinyatakan miskin atau rentan. Bagi bantuan sosial PKH, diharapkan dana💰 bantuan tersebut digunakan untuk memenuhi keperluan ibu hamil dan bayi.👪Keluarga Penerima Manfaat (KPM)Jika Anda termasuk dalam Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan mempunyai balita di bawah 6 tahun, Anda dapat menjadi kriteria yang cocok untuk mendapatkan Bansos ini. Selain itu, ibu hamil🤰 dan kriteria lainnya juga bisa mendapatkan bantuan sosial PKH ini. Pemerintah akan mengeluarkan bantuan ibu hamil tahap 1 di bulan Februari 2024.✨3 juta setiap tahunBansos PKH ini memiliki total dana💸 sebanyak 3 juta per tahun secara bertahap. Nominalnya bervariasi, yakni Rp225.000 hingga Rp750.000. Bantuan sosial ini bisa didapatkan setiap 3 bulan sehingga terdapat 4 tahap untuk mendapatkannya selama satu tahun. Ibu hamil yang masuk dalam kriteria penerima bantuan, bisa mendapatkan dana bantuan sebanyak Rp750.000 setiap tahapnya.Apakah Anda penerima Bansos ini?💻Login ke situs BansosAnda dapat mengakses situs bantuan sosial di https://cekbansos.kemensos.go.id/. Setelah itu, Anda bisa mengisi📝 data diri Anda secara lengkap dan memasukkan rincian domisili provinsi. Kemudian, isi juga keterangan kabupaten atau kota di mana Anda tinggal dan juga kecamatan di mana Anda berdomisili.✍️Tahap selanjutnyaSetelah memasukkan data-data yang dibutuhkan, tak lupa juga tuliskan nama lengkap Anda dan mengisi kode captcha yang tertera di layar. Setelah semua diisi, kini Anda bisa klik "Cari Data" dan menunggu🙏 hasilnya. Jika Anda sudah termasuk dalam penerima Bansos, akan keluar pernyataan resmi beserta jenis bantuan sosial yang dapat diterima. Rincian dana penerima Bansos🐣Balita dan anak SDBalita atau anak dengan rentang usia 0 hingga 6 tahun akan diberikan oleh pemerintah🤵 yakni sebesar 3 juta per tahun secara bertahap. Setiap tahap, dana yang akan diberikan sebesar Rp750.000. Bagi anak yang SD yang terdaftar mendapat bantuan, mereka akan mendapatkan bantuan sebesar Rp900.000 tiap tahun dengan jumlah Rp225.000 setiap tahapnya.🧑‍🎓Anak SMP dan SMABagi anak SMP yang masuk dalam kriteria penerima Bansos akan menerima Rp1,5 juta setiap tahun secara bertahap dan setiap tahapnya menerima Rp375.000. Selanjutnya, untuk anak SMA akan mendapat bantuan senilai Rp2 juta🤑 per tahun secara bertahap dengan jumlah Rp 500.000 setiap tahapnya.♿Anak disabilitas dan lansiaBagi anak disabilitas, jumlah Bansos💁 yang diterima yakni sebesar Rp2,4 juta secara bertahap dan setiap tahapnya akan mendapat Rp600.000. Sementara itu, bagi lansia, akan mendapat Rp2,4 juta setiap tahun secara bertahap, dan setiap tahapnya senilai Rp600,000.

Content Image

Cara Pompa ASI dengan Efektif!

ASI merupakan makanan yang sangat baik untuk bayi. Ibu yang ingin memberikan ASI eksklusif namun juga ingin tetap bekerja, maka salah satu solusinya yaitu memompa ASI agar anak tetap dapat mendapat cukup ASI dari sang ibu👩.Macam-macam pompa ASI📌Memompa dengan pompa manualMemompa ASI secara manual artinya ibu harus mengeluarkan ASI dengan tangan dan menekannya hingga ASI keluar. Kelebihan menggunakan pompa manual yakni harganya lebih murah, tidak berisik, mudah dicuci🧼, dan ringan. Akan tetapi, pompa manual sangat menguras tenaga dan tidak bisa dilakukan pada kedua sisi payudara.📌Memompa dengan pompa elektrikKelebihan pompa elektrik yaitu tidak memakan waktu lama dan kedua sisi payudara juga dapat dipompa pada waktu yang bersamaan. Selain itu, karena ini alat elektrik, maka tidak perlu menguras tenaga💪. Tetapi suara dan ukurannya yang besar, serta membutuhkan listrik menjadi kekurangan dari alat pompa ini.Hal-hal yang dilakukan sebelum dan saat memompa ASI✨Memijat area payudaraMemijat payudara sebelum memompa sangat berguna agar aliran ASI semakin cepat keluar. Mulai pijat dari ketiak, kemudian payudara dan terakhir ke area areola. Jika aliran ASI menjadi lambat saat memompa, maka pijatan bisa diulang kembali.💫Kenyamanan posisiCarilah posisi yang menurut Anda nyaman untuk memompa ASI. Anda bisa melakukannya dengan duduk🪑, bersandar, atau posisi lainnya yang dirasa nyaman. Anda juga bisa memutar musik dan mendengarkannya agar lebih santai saat memompa ASI.Bagaimana cara menggunakannya?✅Pompa elektrikSaat menggunakan pompa elektrik, pastikan tangan🖐️ dan alat pompa bersih. Kemudian pemasangan pelindung payudara dan pastikan cup pelindung lebih besar daripada puting. Setelah itu, Anda bisa menghidupkan pompa dan mengatur tekanan pompa. Jika sudah selesai, matikan alat dan segera cuci hingga bersih.✅Pompa manualPastikan tangan dan alat pompa sudah dicuci dan dalam keadaan bersih. Pasang cup pelindung pada puting, kemudian satu tangan memegang cup dan tangan lainnya memegang tuas pompa. Tuas pompa ditekan seperti saat anak mengisap ASI. Jika sudah selesai, lepas tuasnya dan cuci🧽 seluruh peralatan dengan bersih.

Content Image

Tips ampuh bayi tidur nyenyak di malam hari!

Salah satu tantangan terbesar saat mengurus bayi adalah menidurkannya. Walaupun sudah tertidur, bayi juga sering terbangun di malam hari🌙. Adakah cara agar bayi bisa cepat tidur ketika malam hari?Sebelumnya, mari kita kenali penyebab bayi sulit untuk tidur di malam hari😴Anda tidak mengenali tanda bayi Anda sudah mengantukKadang-kadang Anda bisa saja tidak mengenali tanda-tanda yang bayi Anda sudah lakukan ketika mulai mengantuk yang membuatnya terus terjaga karena keasikan bermain🚗. Tanda-tanda tersebut diantaranya, bayi mulai melamun, menggosok mata, rewel, dan menguap.☀️Tidak membiarkan bayi untuk tidur siangMungkin Anda berpikir jika bayi sudah tidur di siang hari, nanti malamnya akan sulit tidur. Tetapi, justru jika bayi tidak tidur pada siang hari, bayi akan merasa terlalu lelah di malam hari🌙 yang membuatnya sulit untuk tidur dan tidak tidur nyenyak ketika malam hari.Solusi ampuh agar bayi bisa tidur nyenyak pada malam hari!👀Hindari kontak mata dengan bayiBerdasarkan senior parenting adviser Claire Lerner di Zero to Three, bayi tidur gelisah pada malam hari karena bayi melakukan kontak mata dengan Anda saat terbangun. Semakin banyak kontak mata atau interaksi bayi dengan orang tua pada malam hari, semakin termotivasi bayi untuk tidak kembali tidur.🍼Pastikan bayi tidak laparMenyusui bayi di antara jam 10 malam hingga tengah malam (dream feed)🤱 bisa membuat bayi untuk tidur lebih lama. Dengan kondisi setengah mengantuk, angkat bayi pelan-pelan dari boks lalu pastikan mulut bayi berada di puting Anda.💡Redupkan cahaya lampuLampu yang redup yang membuat suasana kamar menjadi gelap dapat memicu otak🧠 untuk memproduksi hormon melatonin yang membuat mengantuk. Anda dapat menidurkan bayi Anda dengan meredupkan cahaya lampu, hal ini karena cahaya yang terang akan membuat bayi tidak mengantuk.

👉 Daftar Artikel Bayi 10-12 Bulan

Content Image

Bermain Bola dengan Si Kecil!

Bermain bola⚽ dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung tumbuh kembang anak. Dengan bermain bola, anak dapat memiliki banyak manfaat, termasuk melatih koordinasi mata dan tangan mereka. Apa saja yang perlu dipahami sebelum mengajak si kecil bermain bola? Apa saja manfaat yang dapat diperoleh?Apa saja manfaat bermain bola bagi Si Kecil?🤹🏼Berlatih keseimbanganMenggulingkan bola merupakan salah satu permainan bola yang sering dimainkan anak. Melalui permainan ini anak dapat melatih keseimbangan dengan menggunakan koordinasi tubuh dan banyak otot💪. ☝️Belajar berhitungSalah satu manfaat bermain bola bagi anak adalah orang tua dapat sekaligus mengajarkan anak untuk berhitung. Sebagai contoh, orang tua bisa memantulkan bola🎾 dan mengajak anak untuk menghitung berapa kali bola tersebut memantul.👀Meningkatkan konsentrasi dan fokusOrang tua sebaiknya mengajarkan anak untuk menendang bola jika anak sudah dapat berdiri dan berjalan. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan konsentrasi dan fokus anak. Melalui aktivitas ini, anak belajar untuk memusatkan perhatiannya dalam menendang bola menuju sasaran🥅. 👦🏻Mengasah keberanianKetika anak sudah mampu berjalan🚶 dengan stabil, disarankan bagi orang tua untuk mengajarkan anak cara menggiring bola. Meskipun pada awalnya anak mungkin merasa ragu, namun orang tua dapat terus memberikan dukungan untuk mendorong keberanian anak dalam bergerak.🫳Melatih kepekaan sensoris anakOrang tua👨‍👧 bisa menyiapkan beragam jenis bola dengan variasi ukuran, bentuk, tekstur, dan berat untuk melatih sensoris anak. Selain itu, dengan memegang, merasakan, dan memainkan bola-bola tersebut, otot-otot bagian jari dan lengannya dapat menjadi semakin kuat.Hal yang perlu dipahami ketika mengajak Si Kecil bermain bola📝Bagaimana cara memilih bola yang tepat untuk anak?Dalam menyiapkan bola yang tepat, orang tua dapat menyediakan beberapa macam ukuran bola🏀. Sebaiknya bola yang dipilih memiliki berat yang ringan karena anak cenderung belum memiliki kemampuan untuk mengangkat bola yang berat. Selain itu, pastikan pula bola berbahan empuk agar aman untuk anak.❓Bagaimana cara bermainnya?Orang tua dapat duduk🪑 berhadapan dengan jarak kurang lebih 1,5 meter. Pertama-tama orang tua dapat mencontohkan terlebih dahulu cara menggelindingkan bola, kemudian mengajak anak untuk menangkap dan menggelindingkan kembali bola tersebut. 👏Berikan dukungan kepada anakJangan lupa untuk memberikan dukungan kepada anak dengan cara bertepuk tangan atau mengacungkan jempol👍🏻 agar anak dapat semakin semangat untuk melakukan permainan ini.

Content Image

Progeria, anak mengalami penuaan dini

Terdapat salah satu jenis cacat lahir yang bernama Progeria yang membuat bayi mengalami penuaan lebih awal dengan sangat cepat. Mari, simak informasi selengkapnya mengenai penyakit Progeria✨.Mengenal lebih dalam Progeria💡Progeria? Penyakit apa itu?Progeria merupakan kelainan genetik progresif yang menyebabkan anak mengalami penuaan dini sejak berumur 2 tahun🗓️. Progeria disebut juga dengan Hutchinson-Gilford Progeria Syndrome (HPGS) yang merupakan penyakit yang sangat langka terjadi.📌Perkiraan usia hidupPerkiraan usia hidup bayi dengan Progeria adalah 13 atau 14 tahun, meskipun beberapa di antaranya meninggal lebih cepat, serta ada juga yang bertahan hidup☘️ hingga lebih dari 20 tahun.Apa saja gejala penyakit Progeria?Bayi yang menderita penyakit Progeria akan terlihat normal ketika lahir. Gejala penyakit Progeria baru akan timbul ketika bayi berusia 9 sampai 24 bulan.📝Gejala penyakit Progeria yang akan munculBayi akan mengalami gejala sendi-sendi kaku, bola mata👀 menonjol, kelopak mata yang tidak dapat menutup dengan sempurna, kulit menipis, muncul bintik-bintik kehitaman, keriput. Pembuluh darah vena anak terlihat dengan jelas, berat dan tinggi badan yang lebih rendah dibandingkan anak seusianya, wajah terlihat lebih kecil dengan hidung seperti paruh burung.✍🏻Gejala yang terlihat dari masalah kesehatan lainTerdapat pula gejala yang terlihat dari masalah kesehatan lain yang kerap timbul. Di antaranya, katarak, dislokasi tulang panggul, penyakit jantung❤️, stroke, radang sendi.Bagaimana cara pengobatan Progeria?Hingga kini, Progeria belum bisa disembuhkan. Tetapi, anak tetap harus menerima beberapa pengobatan untuk memperlambat komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup.🏥Pemeriksaan rutinAnak harus tetap menjalani pemeriksaan kesehatan dengan rutin dengan dokter anak. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi kesehatan fungsi pendengaran👂, penglihatan, tulang, kulit, dan jantung.✔️Menjalani fisioterapiFisioterapi harus dilakukan oleh penderita progeria guna melatih anggota gerak dan mengurangi rasa nyeri. Terapi okupasi juga dilakukan guna melatih anak dalam melakukan berbagai aktivitas keseharian seperti mandi, berpakaian, dan makan🍴 dengan mandiri.💊Mengonsumsi obatDokter👩‍⚕️ akan meresepkan obat untuk mencegah terjadinya komplikasi. Jenis obat yang diberikan di antaranya obat antikoagulan untuk mencegah terbentuk bekuan darah, obat penurun kolesterol, obat antiplatelet untuk mencegah stroke dan serangan jantung, dan obat antihipertensi guna menurunkan tekanan darah.

Content Image

Susu soya bagi bayi yang alergi susu sapi

Beberapa bayi memiliki alergi terhadap susu sapi yang menyebabkan muntah, diare, dan ruam. Untuk mengatasi hal ini, orang tua dapat mengganti susu sapi🐮 dengan susu formula soya. Namun, Anda sebaiknya tidak sembarangan langsung memberikan si kecil susu soya. Berikut informasi mengenai susu soya bagi bayi.Apakah aman memberikan bayi susu soya?🥛Susu soya (susu kedelai)Susu soya merupakan susu hasil ekstraksi kacang kedelai. Susu soya mengandung nutrisi yang penting bagi tumbuh kembang bayi, yaitu vitamin, kalsium🦴, omega 3, omega 6, dan mineral.✍🏻Bayi berusia kurang dari 6 bulanSusu soya tidak direkomendasikan untuk diberikan kepada bayi yang masih berusia kurang dari 6 bulan atau lahir secara prematur. Susu formula soya juga tidak dianjurkan diberikan pada bayi yang berisiko tinggi mempunyai alergi makanan dan tengah mengalami kolik✨.Dampak memberikan bayi susu soya📌Gangguan pada organ reproduksi bayiSusu soya diolah dari kacang kedelai yang mengandung senyawa alami fitoestrogen yang menyerupai hormon estrogen. Karena itu, memberikan bayi susu soya dengan berlebihan diduga dapat memengaruhi perkembangan organ reproduksi bayi, yaitu bayi dapat berisiko😖 mengalami masalah tiroid dan pubertas dini.🤏Meningkatkan risiko terjadi reaksi alergiMemberikan bayi dibawah 6 bulan susu soya dapat meningkatkan risiko reaksi alergi kedelai di dalam tubuh bayi. Tanda-tanda alergi pada bayi yaitu diare, muntah🤮, rewel, ruam, dan pembengkakan pada bibir, lidah, wajah.Manfaat susu soya pada bayi☘️Membantu memperbaiki jaringan tubuhSusu soya mengandung asam amino esensial yang berperan memperbaiki jaringan tubuh bayi. Kandungan vitamin A dan vitamin B yang terdapat pada susu soya juga baik bagi kesehatan mata👀, kulit, dan dapat meningkatkan daya tahan tubuh bayi.🧠Perkembangan otakSusu soya mengandung asam lemak sehat omega 3, omega 6, dan DHA🐟 yang berperan dalam menunjang perkembangan otak bayi. Selain itu, omega 3 dan omega 6 juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir bayi.Hal apa saja yang perlu diperhatikan saat memberikan susu soya pada bayi?🍼Tingkatkan asupan kalsiumJika Anda memberikan si kecil susu soya, pastikan untuk tetap meningkatkan asupan kalsiumnya. Hal ini karena susu soya mengandung zat alami phytate yang dapat mengurangi kemampuan tubuh dalam menyerap💨 mineral dan kalsium.✔️Pilih susu soya yang terbuat dari kedelai utuhSaat memilih susu soya bagi si kecil, pastikan untuk memilih susu soya yang terbuat dari kedelai utuh. Selain itu, tetap penuhi asupan vitamin B12 bayi Anda, karena susu soya terbuat dari tanaman, sedangkan vitamin B12 hanya terkandung di dalam makanan hewani dan susu sapi🐄.

Content Image

Selesma & Flu Berbeda!

Selesma merupakan salah satu penyakit saluran pernapasan bagian atas. Biasanya, penyakit ini akan membuat anak batuk, bersin, demam dan lainnya seperti saat anak terkena flu. Penyebab selesma yaitu adanya infeksi virus🦠 Coronavirus atau Rhinovirus. Penularannya terjadi melalui kontak langsung saat bersin atau batuk.Apa saja gejala selesma pada si kecil?🔍Muncul gejalaJika anak terkena salesma, biasanya gejala dapat dilihat👀 saat hari pertama hingga ketiga setelah terkena paparan virus. Setelah itu, selama 7 hingga 10 hari akan mengalami selesma. Ada juga beberapa gejala yang berlangsung lebih lama, tergantung kondisi masing-masing anak.📌Batuk dan hidung tersumbatBiasanya, saat anak terkena salesma, gejala yang dialami, yaitu anak menjadi batuk dan hidungnya tersumbat. Namun, tidak hanya itu saja, anak juga akan merasa tenggorokannya sakit atau gatal, serta sering bersin🤧. Selain itu, untuk beberapa kasus, juga ada juga yang mengalami demam ringan.✔️Gejala beratPerlu diperhatikan, jika anak memiliki kondisi pada pernapasannya seperti alergi dan menunjukkan tanda-tanda gejala berat atau gejala yang tidak kunjung hilang, sebaiknya orang tua segera membawa anak menemui dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat🚑.Apa perbedaan Salesma dan Influenza?📝Faktor penyakitPada penjelasan sebelumnya, diketahui bahwa selesma muncul jika anak terpapar virus Coronavirus atau Rhinovirus. Namun, berbeda dengan salesma, influenza disebabkan karena paparan 3 jenis virus, yaitu A, B, dan C. Virus tipe A dan B biasanya yang menyebabkan anak👧🏻 terjangkit influenza.✍🏻Gejala penyakitSaat anak terkena influenza, biasanya anak akan demam tinggi, tubuh nyeri, batuk kering, sakit kepala, dan juga menggigil. Namun, untuk anak yang terkena salesma, gejala yang bisa dilihat adalah seperti hidung tersumbat, demam🌡️, pilek, batuk, dan tenggorokan gatal atau sakit. 💥Parahnya kedua penyakitGejala selesma cenderung lebih singkat daripada influenza karena gejala influenza umumnya lebih parah daripada selesma. Perbedaan waktu dan gejala inilah yang membedakan antara salesma dan influenza.Bagaimana cara mengobati selesma?🌊Minum cairan yang banyakPenuhi kebutuhan cairan tubuh agar anak tidak kekurangan cairan dan juga agar lendir yang mengganggu pernapasan dapat segera lunak. Jika anak rewel karena hidungnya mampet atau gejala lainnya, berikan obat untuk meringankan gejala yang dialami yang sesuai dengan usia anak yang telah dianjurkan oleh dokter👨‍⚕️ dengan takaran yang benar.🫧Membersihkan hidungJika si kecil tidak dapat bernapas normal karena banyak lendir di dalam hidung, Anda bisa membantu membersihkan lendir dengan menyemprot hidung👃 dengan larutan isotonik atau larutan saline. Selain itu, orang tua juga bisa memberikan atau mengingatkan anak untuk menghirup uap hangat agar hidung yang tersumbat dapat segera reda.

Content Image

Bibir sumbing, bagaimana cara menanganinya?

Semua orang tua pastinya mendoakan anaknya untuk lahir dalam keadaan sehat sempurna tanpa kekurangan. Tetapi, ada anak yang terlahir dengan bibir sumbing. Kondisi seperti apakah bibir👄 sumbing? Bagaimana cara menanganinya?Apa itu bibir sumbing?⚡Kondisi bibir sumbingBibir sumbing biasanya terjadi saat jaringan rahang atas dan hidung👃 tidak menyatu dengan sempurna yang mengakibatkan terjadinya belahan. Kondisi bibir sumbing dapat terjadi pada bagian bibir saja atau cleft lip, atap mulut atau langit-langit yang disebut dengan cleft palate, atau keduanya.☁️Efek bibir sumbingBibir sumbing dapat menyebabkan gangguan bicara pada anak, gangguan pertumbuhan gigi🦷, infeksi telinga, dan gangguan kesehatan pada anak. Selain itu, anak dapat menjadi sasaran bullying hingga mengalami gangguan psikososial.Berbagai hal penyebab bibir sumbing✨Faktor genetikBerdasarkan penelitian, gen dari orang tua💑🏽 yang diturunkan pada anak membuat anak memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami bibir sumbing. Namun, bukan berarti jika orang tua menderita bibir sumbing, anaknya juga pasti akan ikut mengalaminya.💊Efek samping obatSelama masa kehamilan, sangat penting untuk memerhatikan apa saja obat yang dikonsumsi. Pastikan untuk selalu berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter👩‍⚕️ kandungan sebelum mengonsumsi obat-obatan. Hal ini karena beberapa kasus bibir sumbing pada anak diduga diakibatkan oleh efek samping obat yang diminum saat hamil.☹️Kurang asam folatAsam folat berperan dalam mencegah bayi lahir cacat. Kekurangan asam folat saat hamil🤰 diduga merupakan salah satu faktor yang meningkatkan risiko janin lahir dalam kondisi bibir sumbing.Bagaimana cara mengatasi bibir sumbing pada anak?🏥Operasi pada usia 3 bulanSaat berat badan bayi ideal🍃 serta kondisi tubuhnya juga dinyatakan sehat oleh dokter, maka bayi dapat melakukan operasi penyatuan celah langit-langit bibir. Terdapat banyak manfaat yang akan diperoleh si kecil apabila melakukan tindakan operasi dini. Salah satunya, dengan operasi, diharapkan dapat mencegah gangguan pertumbuhan gigi bayi.📌Penggunaan NAMSaat bayi lahir, bayi akan diberikan NAM atau Nasoalveolar Molding. Hal ini adalah metode pasif non bedah untuk celah bibir sebelum operasi, serta akan memberikan hasil operasi yang lebih baik. Menggunakan NAM dapat membuat bayi minum ASI🤱 tanpa takut tersedak.💭Terapi wicaraSesudah operasi, anak tetap harus melakukan terapi wicara. Terapi wicara biasanya dilakukan sesudah satu bulan menjalani operasi dan dilakukan sampai usia 5 tahun. Melalui terapi, anak akan belajar melafalkan berbagai kata dengan jelas serta mengatur pernapasan🌬️ saat berbicara.

Content Image

Bayi suka melambaikan tangan ke ruang kosong?

Pernahkah Anda melihat si kecil melambaikan tangannya✋ ke ruangan kosong? Anda mungkin akan bingung dan merasa agak takut. Tidak ada siapa-siapa tapi kenapa si kecil melambaikan tangannya ya.Bayi melambaikan tangan pada ruang kosong📌Kapan bayi mulai melambaikan tangannya?Bayi mulai melambaikan tangannya ketika menginjak usia kurang lebih 9 bulan🗓️. Namun hal ini tidak selalu sama pada setiap anak. Ada yang lebih awal, ada pula yang sesudah usia itu.👻Bayi bukan melambaikan tangan ke hantuJangan khawatir karena bayi Anda bukan melambaikan tangannya pada hantu. Bayi belajar🤓 mengidentifikasi wajah manusia mulai umur 1 bulan sehingga mereka bisa melambai pada benda lain selain manusia. Hal ini karena pada awalnya mereka akan mencoba melambai pada banyak hal untuk menentukan mendapatkan respon balasan ataukah tidak.Hal apa saja yang membuat bayi melambaikan tangannya?😊Menemukan wajah yang dikenalKetika bayi melambaikan tangannya✋ lalu tersenyum maka hal ini bisa menjadi pertanda bahwa bayi menemukan wajah yang mereka rasa familiar. Hal tersebut juga bisa menjadi tanda bayi merasa gembira.💭Bayi salah mengidentifikasiKetika bayi mulai bisa melambaikan tangannya, bayi juga bisa keliru pada gambar ataupun benda selain manusia. Si kecil berpikir objek tersebut terlihat👀 seperti wajah yang mereka kenal sehingga mereka melambaikan tangannya.✨Bayi menunjukkan perkembangannyaBerdasarkan Sertoma Speech and Hearing Center, ketika bayi sedang melambaikan tangannya, hal ini berarti bayi sedang menunjukkan perkembangannya. Perkembangan tersebut diantaranya perkembangan otak🧠 utama dan keterampilan motorik beserta pemahaman yang dilakukan orang dewasa yang disebut dengan proses imitasi.👩Dorong bayi untuk melambaikan tangannyaAnda dapat mendorong bayi Anda untuk belajar melambaikan tangannya dengan melakukannya terlebih dahulu. Contohnya, ketika ayah pergi🏠 bekerja Anda dapat melambaikan tangan di depan bayi Anda sehingga lama kelamaan ia akan meniru yang Anda lakukan.

Content Image

Pertolongan Pertama jika Si Kecil Demam!

Ketika si kecil mengalami demam, pastinya Anda akan khawatir dan panik. Demam☀️ merupakan kondisi yang sering dialami anak saat sakit. Karena itu, sebaiknya Anda mengetahui langkah pertolongan pertama jika si kecil demam agar tidak berlanjut menjadi lebih parah.Kapan anak dikatakan demam dan kapan harus dibawa ke dokter?📌Kapan anak dikatakan demam?Berdasarkan Academy of Pediatric (AAP), untuk bayi dengan usia 0-3 bulan suhu normal rektal adalah sampai 38 derajat Celsius dan suhu normal mulut sampai 37,5 derajat Celsius.Sedangkan untuk anak berusia lebih dari 3 tahun, suhu normal rektal sampai 37,8 derajat Celsius dan suhu normal mulutnya sampai 37,2 derajat Celsius. Anak mengalami demam✨ jika suhu tubuhnya melebihi suhu tubuh normal.👩‍⚕️Segera bawa anak ke dokter apabila terdapat gejala ini!Jika anak sudah diberikan obat penurun panas sebanyak 3 kali namun demam tidak kunjung turun dan demamnya masih naik turun, maka segera bawa anak Anda ke dokter. Selain itu, anak yang memiliki riwayat kejang dan mengalami komplikasi seperti diare dan muntah🤮 sebaiknya segera dibawa ke dokter lebih awal.Langkah pertolongan pertama saat si kecil demam🌊Kompres dengan menggunakan air hangatAnda dapat mengompres si kecil dengan lap yang sudah dibasahi air hangat. Kompres di bagian dahi, ketiak, leher, dan pangkal paha🦵.🌬️Atur suhu ruangan agar sejukSaat si kecil sedang demam, pastikan suhu ruangan sekitarnya untuk tetap sejuk. Selain itu, Anda dapat memakaikan pakaian👚 yang tipis. Hal ini karena pakaian yang tebal akan membuat suhu tubuh sulit untuk turun.✔️Pastikan cairan tubuh terpenuhiDemam membuat si kecil rentan kekurangan cairan tubuh. Karena itu pastikan si kecil tidak sampai dehidrasi. Tetap berikan ia ASI🍼, pastikan mulut bayi tidak kering, dan popoknya basah.💊Mengonsumsi obat penurun panasBerdasarkan National Health Service (NHK), obat ibuprofen dapat diberikan kepada anak dari usia 3 bulan sampai 7 tahun🗓️. Untuk parasetamol bisa diberikan dalam bentuk sirup pada bayi berusia mulai dari 2 bulan. Tetapi, Anda tetap harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk pemberian dosis yang tepat.

Content Image

Bolehkah bayi makan tempe?

Anda pasti sudah tidak sabar untuk mengenalkan tempe, makanan khas Indonesia pada si kecil. Selain rasanya yang enak🤤, tempe juga memiliki banyak manfaat bagi bayi lho! Simak informasinya berikut ini!Ketahui hal ini sebelum memberikan tempe pada si kecil!✨Kedelai bersifat goitrogenApabila buah hati Anda mempunyai gangguan tiroid☹️, maka ia tidak direkomendasikan untuk makan tempe. Alasannya, dasar pembuatan tempe yaitu kedelai bersifat goitrogen yang dapat mengganggu fungsi tiroid.💨Bisa memicu alergiApabila bayi Anda mempunyai alergi, maka Anda sebaiknya tidak memberikan tempe sebagai menu📝 MPASI. Namun, jika nantinya si kecil sudah bertambah usia, Anda dapat mencoba memberikannya panganan tempe tapi dengan porsi yang sedikit terlebih dahulu guna memastikan anak Anda tidak alergi pada tempe.Berbagai manfaat tempe sebagai menu MPASI bayi💡Mencegah bayi mengalami stunting!Tempe dapat mencegah bayi mengalami stunting. Stunting merupakan gangguan pertumbuhan🚶‍♀️ anak, yaitu tinggi badan anak yang lebih pendek atau kerdil dari standar usianya. Biasanya hal ini terjadi karena asupan gizi yang kurang dalam waktu yang cukup lama. ✔️Mudah untuk dicernaTempe yang adalah makanan nabati yang terbuat dari hasil fermentasi kedelai membuatnya mudah dicerna oleh bayi Anda. Proses fermentasi juga membuat tempe mengandung probiotik☘️ yang baik untuk pencernaan bayi Anda.😉Membantu mengencangkan kulit si kecilBahan baku tempe yaitu kedelai, mengandung hormon genistein. Hormon ini dapat mendorong produksi kolagen yang berperan dalam mengencangkan🤏 kulit.🦴Menguatkan tulangTempe juga dapat menguatkan tulang bayi Anda. Hal ini karena tempe kaya akan kalsium sehingga bisa menjaga tulang bayi👶 Anda padat dan kuat.

Content Image

Bahaya Bagian Belakang Kepala Anak Terbentur

Ketika anak aktif dan sering bergerak, salah satu risiko yang mungkin terjadi adalah anak terjatuh atau terpeleset dan kepala terbentur pada bagian belakang. Oleh karena itu, penting bagi orang tua👨‍👩‍👧‍👦 untuk memahami bahaya yang terkait dengan kepala anak terbentur sehingga dapat lebih waspada terhadap gerakan anak dan siap mengatasi situasi tersebut jika terjadi.Dampak yang dapat terjadi saat anak terbentur pada bagian belakang kepala✨HematomaHematoma adalah kondisi di mana terbentuk gumpalan darah yang tidak normal akibat kerusakan pembuluh darah✨ vena, arteri, dan kapiler. Anak yang mengalami benturan pada bagian belakang kepala memiliki risiko yang tinggi untuk mengalami hematoma.⚡️Mengalami memarSetelah mengalami benturan, sering kali muncul memar sebagai efeknya. Bagian yang rentan terhadap memar adalah kulit kepala dan dahi yang terbentur. Tanda-tanda memar dapat dikenali dari perubahan warna kulit yang menjadi merah🥀 keunguan.🦴Patah tulang pada tengkorakSalah satu dampak paling berbahaya ketika anak mengalami kejatuhan adalah kerusakan pada tengkorak. Hal ini dapat terindikasi oleh gejala seperti rasa nyeri, memar pada wajah, pendarahan hidung dan telinga👂🏻, serta pembengkakan pada bagian kepala yang terbentur.🧠Mengalami gegar otakGegar otak merupakan cedera otak yang tergolong ringan, namun dapat menyebabkan perubahan bentuk pada kepala. Perubahan ini dapat mempengaruhi proses kimiawi dalam otak dan menyebabkan kerusakan yang serius pada sel-sel otak🧬.Hal yang dapat dilakukan orang tua ketika kepala anak terbentur💊Memberikan obatOrang tua dapat memberikan obat paracetamol kepada anak untuk mengurangi rasa sakit pada kepala akibat benturan. Namun, penting untuk mengikuti petunjuk pada label kemasan saat memberikan obat tersebut.🤕Mengompres bagian yang terbenturOrang tua bisa memberikan kompres dingin pada bagian yang terbentur pada anak untuk mengurangi pembengkakan dan mengurangi rasa nyeri. Pengompresan dapat dilakukan selama 20 menit dan diulang setiap 3-4 jam. Disarankan untuk melindungi kulit kepala anak dengan membungkus es🧊 menggunakan kain bersih agar es tidak langsung bersentuhan dengan kulit.👀Memantau kondisi anakDisarankan untuk tetap memantau kondisi anak setelah mengalami benturan. Jika dalam waktu 24 jam kulit anak menjadi memucat, mengalami muntah, tampak kebingungan, mengalami kejang, atau bahkan kehilangan kesadaran, segera bawa anak ke rumah sakit🏥 untuk mendapatkan perawatan medis.🛏Mengajak anak untuk IstirahatSetelah mengalami benturan, anak mungkin merasakan sakit dan masih merasa traumatik dengan kejadian tersebut. Oleh karena itu, orang tua disarankan untuk menenangkan anak dan mengajaknya untuk beristirahat. Dengan demikian, anak akan menjadi lebih tenang💖 dan pemulihannya dapat dipercepat.

Content Image

Tips Ajari Balita Minum dengan Gelas!

Setelah mendapat asupan nutrisi dari ibu melalui menyusui, bayi kemudian akan beralih menggunakan botol susu🍼 sebagai penggantinya. Namun, tidak jarang anak mengalami kesulitan untuk melepaskan kebiasaan ini. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk secara perlahan mengenalkan penggunaan gelas kepada bayi seiring berjalannya waktu.Langkah awal mengajari anak minum dengan gelas🗓️Mengenal waktu yang tepat untuk mengajari anak minum dengan gelasPenting untuk membiasakan anak minum menggunakan gelas🥛 sebelum usianya mencapai 2 tahun. American Academy of Pediatrics bahkan menyarankan agar orang tua berhasil mengajarkan bayi untuk beralih dari botol susu sebelum mencapai usia 18 bulan, dengan harapan bayi tidak lagi bergantung pada botol susu.☝️Pentingnya mengajari anak minum dengan gelasJika anak terus-menerus menggunakan botol susu dalam jangka waktu yang lama, ini dapat menimbulkan dampak negatif pada kesehatan gigi mereka. Hal ini mencakup perubahan pada posisi gigi dan memungkinkan pertumbuhan bakteri yang lebih cepat sehingga risiko gigi🦷 berlubang meningkat. Selain itu, kenyamanan berlebihan dalam menyusu dengan botol dapat mengakibatkan kegemukan karena konsumsi yang berlebih.Cara mengajari anak minum menggunakan gelas👏Memberikan pujian ketika anak menggunakan gelasDalam tahap belajar menggunakan gelas, untuk meningkatkan semangat bayi👶🏻, orang tua bisa memberikan apresiasi saat bayi berhasil minum dari gelas dengan memberikan kata-kata pujian atau pelukan.📝Memulai dengan penggunaan gelas khususKetika hendak mengajarkan anak minum🚰 dari gelas, awali dengan penggunaan wadah minum khusus bayi, seperti sippy cup. Setelahnya, secara bertahap kenalkan anak pada penggunaan gelas biasa dengan meningkatkan frekuensi penggunaannya agar anak menjadi terbiasa.📌Membiasakan anak minum susu dengan gelasStrategi yang dapat dilakukan untuk memotivasi anak agar mau minum susu dari gelas dapat dimulai dengan menambahkan sedikit air ke dalam susu ketika memberikannya melalui botol susu. Kemudian secara bertahap, tingkatkan jumlah airnya sehingga seiring waktu, anak menjadi lebih memilih untuk minum susu dari gelas🥛.⏰Memilih waktu yang tepatSebaiknya, mulailah memberikan bayi susu dari gelas pada siang hari🌤️ sebagai langkah awal, mengingat pemberian susu melalui gelas di malam hari cenderung sulit diterima oleh bayi pada awalnya. Seiring berjalannya waktu, beralihlah dari memberikan susu melalui botol pada malam hari ke penggunaan gelas juga.

Village Baby Co., Ltd.

4F, 83 Uisadang-daero, Yeongdeungpo-gu, Seoul, Korea Selatan

Penawaran Kemitraan babybilly.global@villagebaby.kr

|

|

Language

Copyright Baby Billy. All rights reserved.